Sistem Informasi Penelusuran Perkara
PENGADILAN NEGERI TASIKMALAYA
INFORMASI DETAIL PERKARA



Nomor Perkara Penuntut Umum Terdakwa Status Perkara
21/Pid.B/2026/PN Tsm MUCHAMMAD FAKHRUZZAMAN R., S.H. Arti Hadiah Falentin Dheresia Binti Alm. Karim Hermawan Persidangan
Tanggal Pendaftaran Senin, 26 Jan. 2026
Klasifikasi Perkara Penipuan
Nomor Perkara 21/Pid.B/2026/PN Tsm
Tanggal Surat Pelimpahan Rabu, 21 Jan. 2026
Nomor Surat Pelimpahan B-151 /M.2.33/ Eoh.2/01/2026
Penuntut Umum
NoNama
1MUCHAMMAD FAKHRUZZAMAN R., S.H.
Terdakwa
NoNamaPenahanan
1Arti Hadiah Falentin Dheresia Binti Alm. Karim Hermawan[Penahanan]
Penasihat Hukum Terdakwa
Anak Korban
Dakwaan

PERTAMA

     Bahwa ia Terdakwa ARTI HADIAH FALENTIN DHERESIA binti Alm. KARIM HERMAWAN bersama-sama dengan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI (dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah) pada hari Senin, tanggal 03 bulan November tahun 2025 sekira pukul 13.20 WIB atau setidak-tidaknya pada bulan November tahun 2025 atau setidak-tidaknya pada tahun 2025, bertempat di Jl. Kantor Pos, RT 03/RW 04, Ds. Singaparna Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tasikmalaya yang berwenang memeriksa dan mengadilinya, melakukan tindak pidana turut serta melakukan dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, dengan memakai nama palsu atau martabat palsu, dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakkan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu kepadanya, atau supaya memberi hutang maupun menghapuskan piutang yang dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:-

  • Bahwa berawal pada hari Senin, tanggal 03 November 2025 sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di kosan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI yang beralamat di Kp. Paledang Kec. Tawang Kota Tasikmalaya, Terdakwa mendapatkan ajakan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI untuk mencari target (orang yang dapat digerakkan sehingga bersedia menyerahkan sepeda motor), kemudian Terdakwa menyetujui ajakan dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tersebut, setelah itu Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berangkat menuju ke daerah Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya dengan menggunakan 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk HONDA ADV Nomor Rangka MH1KFB214RK058262, Warna Cokelat, Tahun 2024.

 

  • Bahwa sekira pukul 12.00 WIB, Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mencari target (orang yang dapat digerakkan sehingga bersedia menyerahkan sepeda motor), kemudian pada saat berada di Jl. Raya Cigalontang, Kab. Tasikmalaya, Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI memberi tahu kepada Terdakwa bahwa Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI melihat Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI sedang membawa 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Scoopy Warna Putih Nomor Rangka MH1JM317LK457362 milik Saksi Korban AI SOBARIAH binti UCI SANUSI, setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengajak Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  berhenti untuk mengobrol dan mengaku bahwa Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI adalah teman ayah Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI yang bernama Dadan. Padahal sebenarnya Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tidak mengenal orang tua dari Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  tersebut dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI hanya berpura-pura kenal dan menggunakan nama palsu de sebagai Dadan agar Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI tersebut percaya;
  • Bahwa setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengatakan Nitip artos kangge si bapa, amang moal janten ka bumi dalam Bahasa Indonesia Nitip uang untuk ayahmu, om ga jadi datang kerumah, setelah itu Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  tersebut menjawab Oh muhun mangga dalam Bahasa Indonesia Ohiya, boleh”, kemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI bertanya kepada Terdakwa Teh gaduh artos dua ratus rebu henteu?, nambut heladalam Bahasa Indonesia Kak, punya uang dua ratus ribu engga, minjam dulu”, kemudian Terdakwa menjawab Teu gaduh, teaya, dalam Bahasa Indonesia Ga punya, gaada, setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI Candak atuh ka bumi amang yuk, terang teu bumi amang dalam Bahasa Indonesia Bawa aja kerumah om yuk, tau ga rumah om?”, kemudian Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  menjawab “Henteu” dalam Bahasa Indonesia Tidak tahu”, setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengajak Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  dengan mengatakan Hayu urang bareng ka bumi amangdalam Bahasa Indonesia Ayo kita bareng kerumah om”. Namun pada saat itu Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI menolaknya, dengan mengatakan “Ngke we ka bapa” yang artinya “Nanti aja ke bapak”, kemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tetap memaksa dan mengatakan “Hayu we iraha deui ameng ka bumi amang ngke bilih seep bensin mah dibensinan yang artinya Ayolah kapan lagi main ke rumah om nanti kalau motormu habis bensin diisi bensinnya”. Setelah itu, Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  mengikuti ajakan dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tersebut;
  • Bahwa kemudian Terdakwa dengan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berboncengan bersama dan Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  mengikuti dari belakang, sambil Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mencari lokasi yang tepat untuk mengelabui korban, setelah menemukan lokasi yang tepat yaitu yang berada di Jl. Kantor Pos, RT 03/RW 04 Ds. Singaparna Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya, sekira pukul 13.20 WIB, Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berjalan ke arah gang yang mana gang tersebut seolah-olah jalan menuju rumah Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI padahal gang tersebut bukan jalan kerumahnya, setelah itu selang beberapa menit Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI keluar dari jalan Gang tersebut dan mengatakan bahwa istrinya sedang tidak berada dirumah dan menyuruh Terdakwa untuk menjemput istri dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI;
  • Setelah itu Terdakwa pergi menggunakan 1 (satu) Unit Sepeda Motor ADV warna coklat Nomor Rangka MH1KFB214RK058262, dan selang beberapa menit Terdakwa pergi dari Jl. Kantor Pos, RT 03/RW 04 Ds. Singaparna Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya tersebut, Terdakwa ditelpon oleh Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI dan Terdakwa langsung mengatakan Si ade jatuh ayah, dari tanggakemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menjawab Naha gening, malaweung atuh da, terus kumaha atuh” dalam Bahasa Indonesia “Kenapa bisa, melamun mungkin, terus gimana?.” Kemudian Terdakwa menjawab Jiganamah patah tangan kedah dilereskeun, dalam Bahasa Indonesia Sepertinya patah tangan, harus dibenarin”, kemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menjawab Ohiya, ayah kesana”. Padahal perihal tersebut tidaklah benar, dan hanyalah rangkaian perkataan bohong Terdakwa untuk meyakinkan Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI agar mau menyerahkan motornya, yang pada saat itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengaktifkan mode pengeras suara (loudspeaker) agar terdengar oleh Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  dan saat itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berkata kepada Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  “De antosan sakedap amang ngajemput heula istri namut heula motor sakedap” dalam bahasa Indonesia “De tungguin sebentar saya ngejemput dulu istri pinjam dulu motor sebentar” dan saat itu Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  menyerahkan Sepeda Motor merk Honda Scoopy Warna Putih Nomor Rangka MH1JM317LK457362 kepada Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI dan langsung membawa motor tersebut pergi ke arah Leuwisari, Kab. Tasikmalaya.
  • Bahwa setelah menelpon, Terdakwa lalu pulang ke arah Kota Tasikmalaya menggunakan 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda ADV warna coklat Nomor Rangka MH1KFB214RK058262. Kemudian sekira pukul 15.30 WIB, Terdakwa mendapatkan telpon dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI dan menanyakan keberadaan Terdakwa, kemudian Terdakwa menjawab bahwa sedang berada di jalan dekat Bundaran Bypass, Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya, setelah itu Terdakwa disuruh oleh Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI untuk menjemputnya di daerah Kawalu, Kota Tasikmalaya, setelah Terdakwa menjemput Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI ke daerah Kawalu, Kota Tasikmalaya, Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI pulang ke kosan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI yang berada di Kp. Paledang Kec. Tawang Kota Tasikmalaya.
  • Bahwa Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menjual 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Scoopy, warna Putih Nomor Rangka MH1JM317LK457362 tersebut kepada Sdr. MAHMUD (DPO) dengan harga Rp3.400.000,- (tiga juta empat ratus ribu rupiah). Terdakwa bersama-sama dengan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menggunakan uang tersebut untuk keperluan sehari-hari.  
  • Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, Saksi Korban AI SOBARIAH Binti UCI SANUSI mengalami kerugian materil sebesar kurang lebih Rp15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

----------Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 492 jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana----------

ATAU

KEDUA

Bahwa ia Terdakwa ARTI HADIAH FALENTIN DHERESIA binti Alm. KARIM HERMAWAN bersama-sama dengan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI alias DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI (dilakukan penuntutan dalam berkas perkara terpisah) pada hari Senin, tanggal 03 bulan November tahun 2025 sekira pukul 13.20 WIB atau setidak-tidaknya pada bulan November tahun 2025 atau setidak-tidaknya pada tahun 2025, bertempat di Jl. Kantor Pos, Ds. Singaparna Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat yang termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tasikmalaya yang berwenang memeriksa dan mengadilinya, melakukan tindak pidana turut serta melakukan dengan sengaja dan melawan hukum memiliki barang sesuatu yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, tetapi yang ada dalam kekuasaannya bukan karena kejahatan yang dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:-----------------------------------------------------------------------------------

  • Bahwa berawal pada hari Senin, tanggal 03 November 2025 sekira pukul 09.00 WIB, bertempat di kosan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI yang beralamat di Kp. Paledang Kec. Tawang Kota Tasikmalaya, Terdakwa mendapatkan ajakan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI untuk mencari target (orang yang dapat digerakkan sehingga bersedia menyerahkan sepeda motor), kemudian Terdakwa menyetujui ajakan dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tersebut, setelah itu Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berangkat menuju ke daerah Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya dengan menggunakan 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk HONDA ADV Nomor Rangka MH1KFB214RK058262, Warna Cokelat, Tahun 2024.
  • Bahwa sekira pukul 12.00 WIB, Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mencari target (orang yang dapat digerakkan sehingga bersedia menyerahkan sepeda motor), kemudian pada saat berada di Jl. Raya Cigalontang, Kab. Tasikmalaya, Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI memberi tahu kepada Terdakwa bahwa Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI melihat Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI sedang membawa 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Scoopy Warna Putih Nomor Rangka MH1JM317LK457362 milik Saksi Korban AI SOBARIAH binti UCI SANUSI, setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengajak Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  berhenti untuk mengobrol dan mengaku bahwa Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI adalah teman ayah Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI yang bernama Dadan. Padahal sebenarnya Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tidak mengenal orang tua dari Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  tersebut dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI hanya berpura-pura kenal dan menggunakan nama palsu de sebagai Dadan agar Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI tersebut percaya;
  • Bahwa setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengatakan Nitip artos kangge si bapa, amang moal janten ka bumi dalam Bahasa Indonesia Nitip uang untuk ayahmu, om ga jadi datang kerumah, setelah itu Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  tersebut menjawab Oh muhun mangga dalam Bahasa Indonesia Ohiya, boleh”, kemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI bertanya kepada Terdakwa Teh gaduh artos dua ratus rebu henteu?, nambut heladalam Bahasa Indonesia Kak, punya uang dua ratus ribu engga, minjam dulu”, kemudian Terdakwa menjawab Teu gaduh, teaya, dalam Bahasa Indonesia Ga punya, gaada, setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI Candak atuh ka bumi amang yuk, terang teu bumi amang dalam Bahasa Indonesia Bawa aja kerumah om yuk, tau ga rumah om?”, kemudian Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  menjawab “Henteu” dalam Bahasa Indonesia Tidak tahu”, setelah itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengajak Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  dengan mengatakan Hayu urang bareng ka bumi amangdalam Bahasa Indonesia Ayo kita bareng kerumah om”. Namun pada saat itu Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI menolaknya, dengan mengatakan “Ngke we ka bapa” yang artinya “Nanti aja ke bapak”, kemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tetap memaksa dan mengatakan “Hayu we iraha deui ameng ka bumi amang ngke bilih seep bensin mah dibensinan yang artinya Ayolah kapan lagi main ke rumah om nanti kalau motormu habis bensin diisi bensinnya”. Setelah itu, Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  mengikuti ajakan dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI tersebut;
  • Bahwa kemudian Terdakwa dengan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berboncengan bersama dan Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  mengikuti dari belakang, sambil Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mencari lokasi yang tepat untuk mengelabui korban, setelah menemukan lokasi yang tepat yaitu yang berada di Jl. Kantor Pos, RT 03/RW 04 Ds. Singaparna Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya, sekira pukul 13.20 WIB, Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berjalan ke arah gang yang mana gang tersebut seolah-olah jalan menuju rumah Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI padahal gang tersebut bukan jalan kerumahnya, setelah itu selang beberapa menit Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI keluar dari jalan Gang tersebut dan mengatakan bahwa istrinya sedang tidak berada dirumah dan menyuruh Terdakwa untuk menjemput istri dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI;
  • Setelah itu Terdakwa pergi menggunakan 1 (satu) Unit Sepeda Motor ADV warna coklat Nomor Rangka MH1KFB214RK058262, dan selang beberapa menit Terdakwa pergi dari Jl. Kantor Pos, RT 03/RW 04 Ds. Singaparna Kec. Singaparna, Kab. Tasikmalaya tersebut, Terdakwa ditelpon oleh Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI dan Terdakwa langsung mengatakan Si ade jatuh ayah, dari tanggakemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menjawab Naha gening, malaweung atuh da, terus kumaha atuh” dalam Bahasa Indonesia “Kenapa bisa, melamun mungkin, terus gimana?.” Kemudian Terdakwa menjawab Jiganamah patah tangan kedah dilereskeun, dalam Bahasa Indonesia Sepertinya patah tangan, harus dibenarin”, kemudian Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menjawab Ohiya, ayah kesana”. Padahal perihal tersebut tidaklah benar, dan hanyalah rangkaian perkataan bohong Terdakwa untuk meyakinkan Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI agar mau menyerahkan motornya, yang pada saat itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI mengaktifkan mode pengeras suara (loudspeaker) agar terdengar oleh Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  dan saat itu Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI berkata kepada Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI  “De antosan sakedap amang ngajemput heula istri namut heula motor sakedap” dalam bahasa Indonesia “De tungguin sebentar saya ngejemput dulu istri pinjam dulu motor sebentar” dan saat itu Anak Saksi MUHAMMAD RIFKI ZAIDAN Bin SYAHRONI menyerahkan Sepeda Motor merk Honda Scoopy Warna Putih Nomor Rangka MH1JM317LK457362 kepada Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI dan langsung membawa motor tersebut pergi ke arah Leuwisari, Kab. Tasikmalaya.
  • Bahwa setelah menelpon, Terdakwa lalu pulang ke arah Kota Tasikmalaya menggunakan 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda ADV warna coklat Nomor Rangka MH1KFB214RK058262. Kemudian sekira pukul 15.30 WIB, Terdakwa mendapatkan telpon dari Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI dan menanyakan keberadaan Terdakwa, kemudian Terdakwa menjawab bahwa sedang berada di jalan dekat Bundaran Bypass, Kec. Mangkubumi Kota Tasikmalaya, setelah itu Terdakwa disuruh oleh Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI untuk menjemputnya di daerah Kawalu, Kota Tasikmalaya, setelah Terdakwa menjemput Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI ke daerah Kawalu, Kota Tasikmalaya, Terdakwa dan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI pulang ke kosan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI yang berada di Kp. Paledang Kec. Tawang Kota Tasikmalaya.
  • Bahwa Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menjual 1 (satu) Unit Sepeda Motor merk Honda Scoopy, warna Putih Nomor Rangka MH1JM317LK457362 tersebut kepada Sdr. MAHMUD (DPO) dengan harga Rp3.400.000,- (tiga juta empat ratus ribu rupiah). Terdakwa bersama-sama dengan Saksi BAHRUDIN UGAN MADSARI Als. DADAN bin Alm. UGAN SUGANDI menggunakan uang tersebut untuk keperluan sehari-hari.  
  • Bahwa akibat perbuatan Terdakwa, Saksi Korban AI SOBARIAH Binti UCI SANUSI mengalami kerugian materil sebesar kurang lebih Rp15.000.000,- (lima belas juta rupiah).

----------Perbuatan Terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 372 Undang-undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana (KUHP WvS) jo Pasal 20 huruf c Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana;-------------------

Pihak Dipublikasikan Ya