Bahwa terdakwa Yadi Suryadi bin Karna Suryana (alm) pada rentang waktu antara tahun 2018 sampai dengan tahun 2025 jam 07.00 WIB sampai dengan jam 20.00 WIB atau setidak-tidaknya pada waktu lain antar tahun 2018 sampai dengan tahun 2025, bertempat di Toko Yadi Toko Sembako) yang beralamat di Jalan Jiwa Besar No.11 Rt.02 Rw 06 Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya atau setidak-tidaknya ditempat lain yang masih termasuk dalam Daerah Hukum Pengadilan Negeri Tasikmalaya yang berwenang memeriksa dan mengadili perkaranya, yang memproduksi atau mengedarkan Sediaan farmasi dan/atau alat Kesehatan yang tidak memenuhi standar dan/atau persyaratan keamanan, khasiat/kemanfaatan, dan mutu sebagaimana dimaksud pasal 138 ayat (2) dan ayat (3), perbuatan tersebut terdakwa dilakukan dengan cara sebagai berikut :
Bahwa sejak tahun 2018 terdakwa telah membuka Toko Kelontangan di Jl. Jiwa Besar No.11 Rt.02 Rw.06
Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya dengan nama Toko Yadi yang dikelola oleh terdakwa dan istrinya.
Toko milik terdakwa tersebut menjual berbagai produk obat bahan alam atau obat tradisional dari berbagai macam merk.
Terdakwa mendapatkan produk obat bahan alam atau obat tradisional dari berbagai macam merk tersebut dengan cara terdakwa melakukan pemesanan produk, membeli ke Pasar di Sukoharjo yang diantar via travel, Sales yang berasal dari Cilacap Jawa Tengah (tergantung kedatangan salesnya karena terdakwa tidak diberikan kontak dari sales-sales tersebut), dan dari seseorang yang bernama Koh Tatang yang beralamat jalan pasar rel Kota Tasikmalaya dimana sejak awal terdakwa mulai berjualan obat tradisional membeli di Koh Tatang, untuk pembeliannya dilakukan tergantung stok yang masih ada di Toko dan tidak dibuatkan nota pembelian sama sekali. Pembayarannya dilakukan dengan cara langsung cash (tunai) dan tidak menggunakan Nota. Untuk nominal pembelian tergantung dengan produk yang stoknya sudah habis saja jadi tidak menentu.
Sedangkan cara terdakwa menjual / mengedarkan obat bahan alam atau obat tradisional obat-obat tradisional tersebut dengan cara offline saja ke pembeli yang datang ke Tokonya yang sebagian besar pedagang jamu keliling (yang sudah terdakwa kenal karena tetangga sekitar), adapun frekuensi pembelian oleh pedagang jamu keliling ada yang beli tiap hari, ada juga yang seminggu sekali. Keuntungan/laba dalam 1 bulan sekitar Rp. 1.000.000, - (satu juta rupiah) s.d Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah).
Bahwa pada hari Rabu tanggal 27 Agustus 2025 sekira jam 09.00 WIB pada saat terdakwa sedang berada di Toko sedang melayani pembeli, kedatangan petugas dari Balai POM di Tasikmalaya dengan memperlihatkan surat tugas ke Tokonya yang beralamat di Jalan Jiwa Besar No 11 RT 02 RW 06 Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya kemudian terdakwa mempersilahkan petugas dari Balai POM di Tasikmalaya untuk melakukan pemeriksaan terhadap barang-barang atau produk obat tradisional di Toko Saya. Kemudian, petugas pemeriksa tersebut menyampaikan informasi kepada terdakwa bahwa produk obat tradisional tersebut tidak memiliki izin edar yang dikeluarkan oleh Badan POM Republik Indonesia. Beberapa menit kemudian, datang Penyidik PNS dari Balai POM di Tasikmalaya, Penyidik PNS yang didampingi oleh petugas dari Kepolisian Resor Tasikmalaya Kota melakukan pemeriksaan lanjutan dari petugas pemeriksa sebelumnya.
Setelah Penyidik PNS memperlihatkan Surat Perintah, selanjutnya Penyidik PNS melakukan penggeledahan, pengumpulan, penghitungan dan penyitaan terhadap beberapa produk obat tradisional dan kosmetik tanpa izin edar sebagai berikut :
|
|
|
|
No
|
Nama Barang Bukti
|
Pabrik
|
Jumlah
|
Klasifikasi Pelanggaran
|
|
|
1
|
Obat Gatal-Gatal (Eksim) Cap COBRA
|
PJ. RAGIL SENTOSA
|
17 Box
|
@ 12 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Klorfeniramin Maleat) Sesuai Public Warning Nomor PW.02.04.1.4.10.22.166 tanggal 04 Oktober 2022
|
|
|
2
|
Obat Gatal-Gatal (Eksim) Cap Cobra X
|
PJ. RAGIL SENTOSA
|
15 Box
|
@ 12 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Klorferinamin Maleat) sesuai Nomor Hasil Uji PP.14B.08.25.02 dari Laboratorium Balai Besar POM di Bandung tanggal 29 September 2025
|
|
|
3
|
Obat Kuat JAGUAR
|
PJ. BBC COMPAS
|
30 Box
|
@ 10 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil Sitrat) sesuai Public Warning BPOM Nomor IN.05.03.1.43.08.15.4026 tanggal 24 Agustus 2015
|
|
|
4
|
Empot Ayam dalam botol kaca
|
-
|
60
|
botol
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
5
|
Obat Sesak Napas (Asma) Cap Cobra
|
PJ. RAGIL SENTOSA
|
10 Box
|
@ 12 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Teofilin) ssesuai Nomor Hasil Uji PP.14B.08.25.03 dari Laboratorium Balai Besar POM di Bandung tanggal 29 September 2025
|
|
|
6
|
Jrenk Jos X
|
PT. Herbal Farms
|
2 Box
|
@ 10 bungkus
|
Tidak teregistasi di BPOM
|
|
|
7
|
Zebra Jantan
|
PJ. Sumbawa Jaya
|
2 Box
|
@ 10 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil dan Parasetamol) ssesuai Nomor Hasil Uji PP.14B.08.25.04 dari Laboratorium Balai Besar POM di Bandung tanggal 29 September 2025
|
|
|
8
|
Urat Madu BLACK
|
PJ. Air Madu
|
1 Box
|
@ 10 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil Sitrat) sesuai Public Warning BPOM Nomor : PW.02.04.1.4.10.22.166 tanggal 04 Oktober 2022
|
|
|
9
|
Xian Ling
|
Guizhou Tangjitang
|
4 Box
|
@ 12 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Piroksikam) sesuai Public Warning BPOM Nomor : HM.04.01.1.43.11.14.7054 tanggal 26 November 2014
|
|
|
10
|
Xtra Kuat
|
PJ. BBC COMPAS
|
1 Box
|
@ 10 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil Sitrat) sesuai Public Warning BPOM Nomor : HM.04.01.1.43.11.14.7054 tanggal 26 November 2014
|
|
|
11
|
Urat Madu
|
PJ. Air Madu
|
1 Box
|
@ 10 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil Sitrat) sesuai Public Warning BPOM Nomor : HM.01.1.2.06.25.129 tanggal 19 Juni 2025
|
|
|
12
|
Spider (Laba-Laba)
|
PJ. BBC COMPAS
|
5 Box
|
@ 6 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil Sitrat) sesuai Public Warning BPOM Nomor : HM.01.1.2.02.25.80 tanggal 27 Februari 2025
|
|
|
13
|
Flamingo
|
PJ. Herbalindo Sukses Makmur
|
4 Box
|
@ 1 blister
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil dan Parasetamol) ssesuai Nomor Hasil Uji PP.14B.08.25.05 dari Laboratorium Balai Besar POM di Bandung tanggal 29 September 2025
|
|
|
14
|
Urat Kuda
|
PJ. Kuda Kencana
|
1 Box
|
@ 10 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil Sitrat) sesuai Public Warning BPOM Nomor : HM.01.1.2.09.25.150 Tanggal 01 September 2025
|
|
15
|
ANRAT
|
PJ. Sehat Sentosa
|
70
|
sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Natrium Diklofenak) sesuai Nomor Hasil Uji PP.14B.08.25.01 dari Laboratorium Balai Besar POM di Bandung tanggal 29 September 2025
|
|
|
16
|
Serbuk Guna Sehat Jamu Gemuk No. 1
|
PJ. Guna Sehat
|
1 Box
|
@ 25 bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
17
|
Serbuk Guna Sehat Jamu Encok No. 2
|
PJ. Guna Sehat
|
1 Box
|
@ 25 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Parasetamol) sesuai dengan Public Warning HM.01.1.2.12.23.50 tanggal 08 Desember 2023
|
|
|
18
|
Putri Monalisa India
|
Koperasi Jamu Aneka Sari
|
6 Box
|
@ 10 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Parasetamol) ssesuai Nomor Hasil Uji PP.14B.08.25.06 dari Laboratorium Balai Besar POM di Bandung tanggal 29 September 2025
|
|
|
19
|
Wan Tong
|
Herbalindo SM
|
8 Box
|
@ 30 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Parasetamol) sesuai dengan public warning Nomor : KH.00.01.1.43.2397 tanggal 04 Juni 2009
|
|
|
20
|
Assalam
|
PJ. Asli Sari Alam
|
1 Box
|
@ 12 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Natrium Diklofenak) sesuai dengan Public Warning Nomor : HM.04.01.1.43.11.14.7054 tanggal 26 November 2014
|
|
|
21
|
Montalin
|
PJ. Air Madu
|
1 Box
|
@ 8 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Siproheptadin) sesuai dengan Nomor Public Warning HM.01.1.2.07.20.18 tanggal 01 Juli 2020
|
|
|
22
|
Super Jantan
|
PJ. Sinar Panca
|
2 Box
|
@ 10 sachet
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
23
|
Kopi Jantan +++
|
Indo Sehat Abadi
|
1 Box
|
@ 10 sachet
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Deksametason dan Parasetamol) sesuai dengan Nomor Public Warning HM.01.1.2.12.23.50 tanggal 08 Desember 2023.
|
|
|
24
|
Empot-Empotan Plus
|
PD. Wijaya Kusuma
|
1 Box
|
@ 10 bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
25
|
Greeng Jos Kopi Bapak
|
PT. Herbal Farms
|
1 Box
|
@ 10 bungkus
|
Mengandung Bahan Kimia Obat (Sildenafil Sitrat) sesuai dengan Nomor Public Warning PW.02.04.1.4.10.22.166 tanggal 04 Oktober 2022
|
|
|
26
|
Bedak Param Cap. Semar
|
-
|
6 Pack
|
@ 30 bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
27
|
Cap Gelas Koleson Bedak Dingin
|
-
|
3 Pack
|
@ 40
Bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
28
|
Tangkur Super Halus
|
Narodo
|
1 Pack
|
@ 30 bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
29
|
Jamu Terlambat Bulan PANAS
|
PJ. Narodo
|
1 Pack
|
@ 25 bungkus
|
Nomor Izin Edar yang tercantum tidak berlaku
|
|
|
30
|
Jamu Sariawan Mulut
|
Narodo
|
1 Pack
|
@ 36 bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
31
|
Tolak Angin
|
Narodo
|
1 Pack
|
@30 bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
32
|
Pegal Linu
|
Narodo
|
46
|
bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
|
33
|
Jamu Sariawan Usus
|
Narodo
|
48
|
bungkus
|
Tidak teregistrasi di BPOM
|
|
| |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
- Bahwa dari hasil pemeriksaan obat tradisional dan kosmetik yang ditemukan tersebut dari Toko Yadi di Jalan Jiwa Besar No.11 Rt.02 Rw.06 Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya tidak memiliki izin edar dan tidak memenuhi standar dan / atau persyaratan keamanan, khasiat atau keamanan atau kehasiatan dan mutu,
- Setelah melihat dan menganalisis hasil pengujian laboratorium Balai Besar POM di Bandung sesuai Laporan Hasil Pengujian tanggal 29 September 2025 dengan sampel uji berupa barang bukti produk Obat Bahan Alam yang disita dari terdakwa Yadi Suryadi bin Karna Suryana (alm) yang beralamat di Jalan Jiwa Besar No 11 RT 02 RW 06 Kecamatan Cihideung Kota Tasikmalaya, dapat disimpulkan bahwa :
- Nomor contoh PP.14B.08.25.01 berupa Produk ANRAT positif mengandung Natrium Diklofenak.
- Nomor contoh PP.14B.08.25.02 berupa Produk OBAT GATAL GATAL (Eksim) Cobra X positif mengandung Klorfeniramin Maleat.
- Nomor contoh PP.14B.08.25.03 berupa Produk OBAT SESAK (ASMA) COBRA positif mengandung Teofilin.
- Nomor contoh PP.14B.08.25.04 berupa Produk ZEBRA JANTAN positif mengandung Sildenafil dan Parasetamol.
- Nomor contoh PP.14B.08.25.05 berupa Produk FLAMINGO positif mengandung Sildenafil dan Parasetamol.
- Nomor contoh PP.14B.08.25.06 berupa Produk PUTRI MOONALISA INDIA positif mengandung Parasetamol.
- Bahwa terdakwa telah memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan / atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar dari pihak yang berwenang dan terdakwa mengetahui apabila beberapa obat tradisional yang dijual tersebut tidak ada izin edar.
------- Perbuatan terdakwa Yadi Suryadi bin Karna Suryana (alm) sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 435 Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan |